Penyuluhan Tentang TBC (Tuberculosis)

Oleh : rsud | 16 Juni 2017 | Dibaca : 4053 Pengunjung


Penyuluhan Tentang TBC (Tuberculosis)

Tim PKRS mengadakan penyuluhan di Ruang Anggrek dengan materi TBC yang diikuti oleh pasien dan penunggu pasien. Apa itu TBC?? TBC adalah penyakit menular langsung yang disebabkan oleh kuman TBC (myobakterium tuberculosis) yang dimana sebagian besar kuman TBC menyerang bagian paru tetapi dapat juga mengenai organ tubuh lainnya seperti ginjal dan tulang.

Penyebab TBC adalah myobakterium tuberculosis.

Tanda dan gejala TBC :

1.       Demam

2.       Berat badan menurun

3.       Badan lemah

4.       Batuk lebih dari 3 minggu

Cara penularan TBC :

1.       Langsung : percikan ludah atau cairan hidung penderita TBC yang berpindah secara langsung pada waktu mereka berbicara, berhadapan, berciuman atau bersin-bersin.

2.       Tidak langsung : bila penderita TBC paru meludah di sembarang tempat,  kemudian ludah yang mengandung kuman TB paru mengering berterbangan dan dihirup oleh orang lain.

Pencegahan penularan TBC :

1.       Jika batuk, mulut ditutup dengan saputangan

2.       Dahak ditampung pada tempat kemudian diberi lysol atau pembunuh kuman

3.       Anggota keluarga dan orang yang sering bergaul dengan penderita TBC sebaiknya memeriksakan diri ke laboratorium

4.       Pada bayi jangan lupa di imunisasi BCG

5.       Secara dini dilakukan pengobatan dan memeriksakan kesehatannya bila batuk lebih dari 2 minggu

6.       Pentilasi rumah harus ada dan memenuhi syarat kesehatan dan sinar matahari dapat masuk ke ruangan terutama pada pagi hari sehingga dapat membunuh kuman TB paru

7.       Meningkatkan daya tahan tubuh antara lain dengan memakan makanan bergizi

Pengobatan TBC :

1.       Lama pengobatan 6 sampai 8 bulan tergantung berat ringannya penyakit

2.       Penderita harus minum obat secara lengkap dan teratur sesuai jadwal berobat sampai dinyatakan sembuh

3.        Dilakukan 3 kali pemeriksaan ulang dahak untuk mengetahui perkembangan kemajuan pengobatan, yaitu pada akhir pengobatan


BERITA LAINNYA

LIHAT ARSIP BERITA LAINNYA

 

DIREKTUR

dr. I Dewa Gede Oka Darsana, Sp.An