Oleh : | 24 Juli 2012 | Dibaca : 2496 Pengunjung
|
| GRSSI-B dihadiri oleh Wakil Bupati Bangli, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bangli, dan Penilai Tim Verifikasi Grssi-B |
Gerakan Sayang Ibu perlu dilakukan karena sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas sangat menentukan keberhasilan suatu pembangunan. Pembentukan SDM yang berkualitas ditentukan dari janin dalam kandungan, karena perkembangan otak terjadi selama hamil dan sampai anak berusia 5 (lima) tahun.
Karena itu Gerakan Rumah Sakit Sayang Ibu dan Bayi (GRSSI-B) diharapkan akan dapat menekan Angka Kematian Ibu dan Bayi. Kelahiran Ibu dan Anak merupakan salah satu wujud hak asasi perempuan dan anak, sehingga kesehatan ibu dan anak khususnya bayi baru lahir, merupakan tugas bersama antara pemerintah, masyarakat, organisasi masyarakat, organisasi perempuan dan organisasi profesi.
Diharapkan melalui Gerakan Rumah Sakit Sayang Ibu dan Bayi (GRSSI-B) dokter, bidan, perawat, manajemen rumah sakit dan semua unsur terkait di Rumah Sakit Umum Bangli dapat bekerja dengan tim untuk menekan angka kematian ibu melahirkan dan angka kematian bayi sehingga akan terlahir bayi yang sehat dan berkualitas di Rumah Sakit ini. Oleh sebab itu program Gerakan Rumah Sakit Sayang Ibu dan Bayi (GRSSI-B), diharapkan menjadi momentum untuk peningkatan kualitas pelayanan, khususnya terhadap ibu melahirkan dan bayi baru lahir.
Selamat Ulang Tahun RSUD Bangli yang ke-67
168Jajaran Direksi dan Manajemen RSUD Bangli mengadakan kegiatan sosial
392RSUD Bangli menerima penghargaan di Acara Indonesia Award Magazine dalam kategori HOSPITAL SERVICE EXCELLENT.
182RSUD Bangli melaksanakan kegiatan Peresmian Klinik Dermato Kosmetik RSUD Bangli
3122PENGUMUMAN PELAKSANAAN SELEKSI CAT PEGAWAI BADAN LAYANAN UMUM DAERAH DI LINGKUNGAN RUMAH SAKIT UMUM DAERAH BANGLI TAHUN 2025
DIREKTUR
dr. I Dewa Gede Oka Darsana, Sp.An